
Medan, 11 Desember 2023 – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali mengadakan kegiatan akademik yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam penelitian ilmiah. Kali ini, Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) menggelar sesi coaching mengenai metode penelitian kuantitatif dengan menghadirkan narasumber Dr. Muhammad Fitri Rahmadana, M.Si, seorang pakar dalam bidang statistik dan penelitian kuantitatif.
Kegiatan yang berlangsung di [tempat kegiatan] pada [hari dan tanggal] ini dihadiri oleh [jumlah peserta] mahasiswa MPAI FAI UMSU. Sesi coaching ini dirancang untuk membantu mahasiswa memahami dan menerapkan metode penelitian kuantitatif dalam tesis atau penelitian mereka, serta meningkatkan kemampuan mereka dalam analisis data statistik.
Dalam pemaparannya, Dr. Muhammad Fitri Rahmadana, M.Si, menjelaskan secara mendalam tentang dasar-dasar penelitian kuantitatif, mulai dari desain penelitian, pengumpulan data, hingga teknik analisis data menggunakan software statistik. Beliau juga memberikan tips praktis dalam mengatasi tantangan yang sering dihadapi oleh peneliti pemula saat menjalankan penelitian kuantitatif.
“Metode penelitian kuantitatif adalah alat yang sangat penting dalam menghasilkan data yang objektif dan dapat diukur. Melalui pendekatan ini, mahasiswa diharapkan dapat menyajikan temuan penelitian yang valid dan dapat diandalkan,” ujar Dr. Muhammad Fitri Rahmadana, M.Si.
Para peserta sangat antusias mengikuti sesi ini, terutama karena pendekatan praktis yang digunakan oleh narasumber. Salah satu peserta, mengungkapkan bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dengan penelitian yang sedang dikerjakannya. “Coaching ini benar-benar membuka wawasan saya mengenai bagaimana cara menganalisis data dengan lebih baik dan efektif,” katanya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Program Studi MPAI FAI UMSU untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan penelitian yang kuat, guna mendukung kualitas akademik dan hasil penelitian yang unggul. Diharapkan dengan adanya coaching seperti ini, mahasiswa dapat lebih siap dalam menyusun dan menyelesaikan penelitian mereka.

